MAZHAB TAFSIR AL-KHAWARIJ: METODE, KARAKTERISTIK, TOKOH DAN KARYANYA

Authors

  • Nadia Andini Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Rizky Akbar Mubarakh Munthe Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Agus Maulana Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Akhmad Dasuki Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.64788/ar-rasyid.v2i6.405

Keywords:

Tafsir Khawarij, Metode Tafsir, Karakteristik Tafsir, Tokoh Tafsir, Ibadhiyah

Abstract

Penafsiran Al-Qur'an sering kali tidak terlepas dari kepentingan politik dan teologis kelompok tertentu, sebagaimana terjadi pada aliran Khawarij yang muncul pasca Perang Shiffin. Artikel ini mengkaji secara komprehensif mazhab tafsir Al-Khawarij dengan fokus pada empat aspek utama, yaitu metode, sumber, karakteristik penafsiran, serta tokoh dan karya tafsirnya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Sumber data primer adalah kitab Al-Mufassirun Hayatuhum wa Manhajuhum karya Muhammad 'Ali Ayazi, sementara sumber sekunder berupa jurnal akademik, skripsi  dan buku-buku relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Khawarij terpecah menjadi tujuh sekte dengan tingkat ekstremitas berbeda, dan hanya al-Ibadhiyah yang masih bertahan hingga kini. Sumber penafsiran Khawarij terdiri atas Al-Qur'an yang dipahami secara tekstual dan Sunnah yang merujuk pada Musnad al-Rabi' bin Habib, dengan tidak menggunakan qiyas namun menerima ijma' internal. Metode penafsiran yang digunakan adalah penolakan terhadap takwil. Karakteristik penafsiran Khawarij meliputi literal-harfiah, dangkal, penggunaan hadis lemah dan Israiliyyat, pengabaian asbab al-nuzul, serta fanatisme ideologis. Kekurangan mendasar tafsir Khawarij terletak pada pendekatan literal yang dangkal, penolakan takwil, penggunaan riwayat lemah, pengabaian kaidah tafsir, serta orientasi ideologis-fanatik yang menjadikan tafsir sebagai alat legitimasi kelompok. Tafsir Khawarij bersifat eksklusif untuk golongan mereka, sehingga perbedaan perspektif antara Khawarij dan ulama Sunni menjadi sorotan utama. Kajian ini relevan untuk memahami akar ideologis gerakan kontemporer yang membawa mentalitas Khawarij.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, N. 1420511005. (2016). TAFSIR TAKFIRI MAZHAB IBADIYYAH KHAWARIJ (StudiTafsir Hamyan al-Zad Ila Dar al-Ma’ad Karya Muhammad Bin Yusuf Itfisy) [Masters, UIN Sunan Kalijaga]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/22901/

Ahmad. (2023, April 14). Ibadiyah: Khawarij Moderat yang Eksis. https://hidayatullah.com/kajian/sejarah/2023/04/14/249832/ibadiyah-khawarij-moderat-yang-eksis.html

Alkaf, A. H. (2018). Tafsir Teologis Kontempoerer (Wacana Tafsir Teologis Negara Islam). Tanzil: Jurnal Studi Al-Quran, 2(2), 99–110. https://doi.org/10.20871/tjsq.v2i2.157

Anam, K. (2023). Tafsir Khawarij. Jurnal Tafsere, 10(1), 30–38. https://doi.org/10.24252/jt.v10i1.35548

Anshori, A. Y. (2009). Khawarij. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 43(2). https://doi.org/10.14421/ajish.v43i2.99

Dasuki, A., Samman, M., Pauziah, H., Putri, M., & Syafe’i, Z. R. (2025). TAFSIR EKSTREM KAUM KHAWARIJ KETIKA AYAT SUCI DIJADIKAN ALAT TAKFIR. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 3(4), 158–170. https://doi.org/10.61722/jssr.v3i4.5261

Fawait, A., Mashuri, Arifin, Z., & Sa’diyah, F. (2025). SEJARAH KEMUNCULAN KHAWARIJ DAN PEMAHAMANNYA TENTANG HADIS. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(1). https://doi.org/10.62281/v3i1.1452

Fazlurrahman, H. L. M. (2021). Khawarij dan Isu Radikalisme. Sophist : Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir, 3(1), 1–29. https://doi.org/10.20414/sophist.v3i1.34

Hervrizal, H. (2021). Khawarij: Sejarah Kemunculan, Ajaran-ajaran dan Sektenya. Dakwatul Islam, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.46781/dakwatulislam.v5i1.203

Hidayat, H. (2020). Takfiri Dalam Kitab Hamyan Al-Zad Ila Dar Al-Ma’ad Karya Muhammad Bin Yusuf Itfisy. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 3(2), 228–239.

Ilham, I. (2019). ALIRAN-ALIRAN KHAWARIJ DAN PEMIKIRANNYA. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 5(2), 117–126. https://doi.org/10.47435/mimbar.v5i2.806

Indri Eka Rahmawati, Kanza Ruhma Ilahi, & Mufidatun Nisa. (2026). Kajian Kritik terhadap Al-Dakhil dari jalur Tafsir Khawarij. Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. http://archive.org/details/kel-6.-kritik-ad-dakhil-tafsir-khawarij (Original work published Jakarta)

Islami, W. N. (2022). Esensi dan Signifikansi Studi Tafsir Madzhabi bagi Civitas Akademika Muslim. Risda: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 6(1), 17–34. https://doi.org/10.59355/risda.v6i1.48

Kurniawan, F. (2020). PENAFSIRAN IDEOLOGIS PERSPEKTIF ASBÂB AL-KHATÂ’ FÎ AL-TAFSÎR. Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis, 8(02), 139. https://doi.org/10.24235/diyaafkar.v8i02.7022

Mubarok, M. Z. (2017). Mengenal Corak Tafsir Aqaid (Ideologis). SAMAWAT: Journal Of Hadith and Qur’anic Studies, 1(1). https://ejournal.badrussholeh.ac.id/index.php/samawat/article/view/132

Muhammad ‘Ali Ayazi,. (1994). Al-Mufassirun Hayatuhum wa Manhajuhum. Mu’assasat al-Ṭibā‘ah wa al-Nashr, Wizārat al-Thaqāfah wa al-Irshād al-Islāmī.

Saladin, B. (2019). TAFSIR KHAWARIJ DALAM PERSFEKTIF PERPOLITIKAN ISLAM. Sophist : Jurnal Sosial Politik, Kajian Islam dan Tafsir, 1(1), 35–52. https://doi.org/10.20414/sophist.v1i1.755

Zahro, A. M., & Apsari, N. A. H. (2021). Aliran Khawarij Dan Kitab-Kitab Tafsirnya. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Scribd. https://id.scribd.com/document/677464382/ALIRAN-KHAWARIJ-DAN-KITAB-KITAB-TAFSIRNYA

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

MAZHAB TAFSIR AL-KHAWARIJ: METODE, KARAKTERISTIK, TOKOH DAN KARYANYA. (2026). Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah, 2(6), 202-214. https://doi.org/10.64788/ar-rasyid.v2i6.405

Similar Articles

11-20 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.