MODEL PENELITIAN PSIKOLOGI DAN PENDIDIKAN BERBASIS ISLAMIC WORLDVIEW: INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA DAN POLA ASUH KELUARGA DALAM PENGEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model penelitian psikologi dan pendidikan Islam yang berlandaskan Islamic Worldview melalui integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI), Social-Emotional Learning (SEL), dan pola asuh keluarga. Krisis karakter dan dekadensi moral pada anak usia dasar dan usia dini sering kali bersumber dari dikotomi antara pendidikan formal di sekolah dan pola pengasuhan di rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus sintetik-komparatif. Data dihimpun dari wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi di lembaga pendidikan dan keluarga Muslim. Analisis data mengombinasikan teknik tematik Miles dan Huberman dengan analisis kerangka psikologi keislaman. Hasil penelitian merumuskan Model Integratif Psikologi-Pendidikan Islam (Islamic Socio-Emotional Research Model) yang berdiri di atas tiga pilar utama: (1) Pembiasaan Ibadah dan Ruhiyah (Tarbiyah Ruhiyah), (2) Keteladanan Berbasis Rahmah dan Adab (Uswah Hasanah), dan (3) Penguatan Regulasi Emosi serta Autentisitas Sosial berbasis Aqidah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kurikulum PAI berpendekatan Social-Emotional Learning (SEL) di madrasah dan pola asuh Islami di rumah secara signifikan membentuk regulasi emosi, empati, dan resiliensi moral anak. Implikasi teoretis penelitian ini memperkaya Teori Ekologi Bronfenbrenner dan Psikologi Perkembangan Erikson melalui penanaman nilai spiritualitas tauhid sebagai mikrosistem utama.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Al-Bukhari, M. I. (2002). Sahih al-Bukhārī. Beirut: Dār Ibn Kaṡīr.
Muslim, H. H. (2006). Sahih Muslim. Riyadh: Dār Ṭaybah.
Al-Ghazali, A. H. M. (2004). Ihyā’ ‘Ulūm ad-Dīn (Jilid 3). Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Ibn al-Qayyim al-Jawziyyah, M. A. (2010). Tuhfat al-Mawdūd bi Ahkām al-Mawlūd. Makkah: Dār 'Ālam al-Fawā'id.
Al-Attas, S. M. N. (1980). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Balqis, A. (2022). Peran Pendidikan Keluarga dalam Pengembangan Sosial Emosional Anak di TK Qurrota A'yun Teluk Betung Timur Bandar Lampung (Skripsi Sarjana, UIN Raden Intan Lampung).
Berk, L. E. (2013). Development Through the Lifespan (6th ed.). Boston: Pearson Education.
Devi, T. C., Zulhannan, Z., & Romlah, L. S. (2026). Pola asuh Islami terhadap sosial dan emosional anak: Perspektif pendidikan keluarga Islam. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(1), 1–20.
Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Nuraeni, S. (2025). Peran strategis pendidikan agama Islam dalam penguatan pendidikan sosial-emosional untuk meningkatkan karakter siswa di SDIT An Nahar Kabupaten Pangandaran. Biannual Conference on Islamic Education (BICOIN), 1119–1141.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.