PENGARUH TERJEMAH AL QUR’AN BAHASA BANJAR TERHADAP PEMAHAMAN MASYARAKAT BARABAI PADA SURAH YASIN
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan terjemahan Al-Qur'an bahasa Banjar, tingkat pemahaman masyarakat Barabai terhadap Surah Yasin, serta pengaruh penggunaan terjemahan Al-Qur'an bahasa Banjar terhadap pemahaman masyarakat Barabai pada Surah Yasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan desain ex post facto. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Populasi penelitian adalah masyarakat muslim yang menggunakan atau pernah membaca terjemahan Al-Qur'an bahasa Banjar pada Surah Yasin. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket sebagai instrumen utama serta didukung observasi dan dokumentasi. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan terjemahan Al-Qur'an bahasa Banjar berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 63,54. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap Surah Yasin juga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 64,82. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 24,315 + 0,637X. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 8,914 lebih besar daripada t tabel sebesar 1,980, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan terjemahan Al-Qur'an bahasa Banjar terhadap pemahaman masyarakat Barabai pada Surah Yasin. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,402 menunjukkan bahwa penggunaan terjemahan Al-Qur'an bahasa Banjar memberikan kontribusi sebesar 40,2% terhadap pemahaman masyarakat, sedangkan 59,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Anderson, L. W., dan Krathwohl, D. R. (2015). Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen: Revisi Taksonomi Bloom. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arikunto, Suharsimi. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Ausubel, David P. (2012). The Acquisition and Retention of Knowledge: A Cognitive View. Dordrecht: Springer.
Azra, Azyumardi. (2013). Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Jakarta: Kencana.
Daud, Alfani. (1997). Islam dan Masyarakat Banjar: Deskripsi dan Analisa Kebudayaan Banjar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Ghozali, Imam. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26. Edisi ke-10. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hamalik, Oemar. (2017). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ideham, M. Suriansyah, dkk. (2003). Urang Banjar dan Kebudayaannya. Banjarmasin: Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
Nata, Abuddin. (2018). Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Riduwan. (2020). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Shihab, M. Quraish. (2019). Membumikan Al-Qur'an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Edisi Baru. Jakarta: Lentera Hati.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Edisi ke-2. Bandung: Alfabeta.
Syamsuddin, Sahiron. (2018). Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur'an. Yogyakarta: Baitul Hikmah Press.