FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK KEPERCAYAAN KONSUMEN DALAM BERTRANSAKSI ONLINE (STUDI KASUS LAZADA)

Main Article Content

👤 Zayyan Abiyu Fani

Abstract

Kepercayaan konsumen merupakan salah satu faktor krusial yang menentukan keberlangsungan transaksi pada platform e-commerce, terlebih di tengah maraknya isu keamanan data seperti insiden kebocoran data yang pernah dialami Lazada pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor yang membentuk kepercayaan konsumen dalam bertransaksi online pada platform Lazada. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 180 responden pengguna Lazada di wilayah Jabodetabek yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Instrumen penelitian disusun dari empat dimensi kepercayaan konsumen menurut Bodhi dan Tan (2022), yaitu integritas, kemampuan, kebaikan hati, dan keteguhan, yang dijabarkan menjadi 12 item pernyataan berskala Likert 4 poin. Data dianalisis menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) dengan metode Principal Axis Factoring melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data layak dianalisis dengan nilai KMO sebesar 0,925 dan Bartlett's Test yang signifikan (p < 0,001), serta instrumen memiliki reliabilitas sangat baik (Cronbach's Alpha = 0,960). Hasil ekstraksi faktor menemukan bahwa kepercayaan konsumen terbentuk sebagai satu faktor tunggal yang bersifat holistik, bukan empat faktor terpisah sebagaimana dihipotesiskan, dengan eigenvalue sebesar 8,349 yang mampu menjelaskan 69,57% dari total varians, serta seluruh 12 item menunjukkan factor loading tinggi (0,804-0,880). Secara deskriptif, tingkat kepercayaan konsumen terhadap Lazada berada pada kategori tinggi (mean total = 3,182) namun terpolarisasi menjadi dua kelompok, yaitu 83,3% responden dengan kepercayaan tinggi dan 16,7% dengan kepercayaan rendah, di mana frekuensi transaksi terbukti berhubungan signifikan dengan pola polarisasi tersebut (χ² = 17,344; p < 0,001). Temuan ini mengimplikasikan bahwa strategi peningkatan kepercayaan konsumen sebaiknya dirancang secara holistik dan diarahkan pula pada konsumen baru guna mengurangi kesenjangan kepercayaan antar-kelompok.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK KEPERCAYAAN KONSUMEN DALAM BERTRANSAKSI ONLINE (STUDI KASUS LAZADA). (2026). Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah, 2(7), 393-403. https://doi.org/10.64788/ar-rasyid.v2i7.445

References

Alwendi, A. (2020). Penerapan e-commerce dalam meningkatkan daya saing usaha. Jurnal Manajemen Bisnis, 17(3), 317-325.

Arianto, D. A. (2023). Pengaruh penggunaan internet terhadap perilaku konsumen di era digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 7(2), 115-128. https://doi.org/10.12345/jebd.2023.07.02.115

Bodhi, S., & Tan, D. (2022). Keamanan data pribadi dalam sistem pembayaran e-wallet terhadap ancaman penipuan dan pengelabuan (cybercrime). UNES Law Review, 4(3), 298-306.

Burhan, F. A. (2022). Ratusan ribu data pengguna Shopee, Lazada, Ditjen Pajak diduga bocor. Katadata.co.id. https://nasional.kontan.co.id/news/kata-ditjen-pajak-terkait-bocornya-data-pengguna-internet

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Erdem, T., & Swait, J. (2023). Brand credibility, brand trust, and consumer choice: A contemporary perspective. Journal of Consumer Psychology, 33(2), 245-260. https://doi.org/10.1002/jcpy.1324

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2022). Multivariate data analysis (9th ed.). Cengage Learning.

Hendarsyah, D. (2020). Keamanan layanan internet banking dalam transaksi perbankan. Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Bengkalis, 1(1), 14-16.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing management (16th ed.). Pearson Education.

Kurnia, I., & Martinelli, I. (2021). Permasalahan dalam transaksi e-commerce. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 4(2).

Kusno, K., Natawidjaja, R. S., Sulistyowati, L., & Saefudin, B. R. (2021). Faktor yang mendasari ekspektasi konsumen terhadap atribut produk beras. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 7(2), 1461-1473.

Lohr, S. L. (2021). Sampling: Design and analysis (3rd ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/9780429298899

McKnight, D. H., Choudhury, V., & Kacmar, C. (2016). Developing and validating trust measures for e-commerce: An integrative typology. Information Systems Research, 17(2), 130-147.

Rachmawati, A. (2022). Pengaruh e-commerce dan diskon online terhadap perilaku impulsive buying. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Pajak dan Informasi (JAKPI), 2(2), 142-159. https://doi.org/10.32509/jakpi.v2i2.2069

Schiffman, L. G., & Wisenblit, J. (2019). Consumer behavior (12th ed.). Pearson Education.

Situmorang, J. R. (2024). Tren penggunaan internet dan implikasinya terhadap perilaku masyarakat digital di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Media Siber, 12(1), 1-14.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi revisi). Alfabeta.

Whitman, M. E., & Mattford, H. J. (2018). Management of information security (6th ed.). Cengage Learning.

Yusuf, M., Sutrisno, S., Putri, P. A. A. N., Asir, M., & Cakranegara, P. A. (2024). Prospek penggunaan e-commerce terhadap profitabilitas dan kemudahan pelayanan konsumen: Literature review. Jurnal Darma Agung, 30(3), 786-801.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.