Rahasia Keluarga Harmonis: Pendidikan Karakter Anak Ala Rumah
Main Article Content
Abstract
Keluarga adalah lingkungan pendidikan utama dan pertama bagi anak-anak untuk membentuk karakter mereka. Artikel ini membahas bagaimana pendidikan karakter yang dilakukan secara sadar dan konsisten dalam keluarga dapat menciptakan keharmonisan dan membentuk pribadi anak yang berintegritas. Artikel ini melihat bagaimana keteladanan orang tua, komunikasi positif, dan pembiasaan nilai moral berperan dalam kehidupan rumah tangga. Ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka pikir studi pustaka. Hasil diskusi menunjukkan bahwa keluarga harmonis tidak hanya membantu perkembangan emosional dan sosial anak, tetapi juga merupakan dasar untuk pembentukan karakter yang kuat. Ketika keluarga bertindak sebagai pendidik karakter, nilai-nilai seperti tanggung jawab, kejujuran, dan empati dapat tumbuh secara alami dalam diri anak-anak. Oleh karena itu, kerja sama keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial sangat penting untuk meningkatkan pendidikan karakter sejak dini.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Aisyah. (2018). Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasinya. Kencana.
Ambariani, A., & Rakimahwati, R. (2023). Pengaruh Pola Asuh Orangtua terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6065–6073. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4326
Aristotle. (n.d.). Nicomachean Ethics.
Asiyani, G., Asiah, S. N., & Rina Hatuwe, O. S. (2023). PENGARUH HUBUNGAN ORANGTUA DAN ANAK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK. Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 3(2), 61–72. https://doi.org/10.15575/azzahra.v3i2.20915
Azani, M. Z., & Husein, S. (2023). Peran Yayasan Griya Keluarga Sakinah Dalam Pengembangkan Pendidikan Keluarga Islami. Journal Of Islamic Education Thoughts and Practices, 07(01), 131–144.
Badrudin. (2017). Pendidikan Karakter di Rumah Tangga. Jurnal Pendidikan Karakter Jawara, 3(2), 97–116.
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs: Prentice Hall.
Baumrind, D. (1966). Effects of Authoritative Parental Control on Child Behavior. Child Development, 37(4), 887–907.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education: A research-driven guide for educators. Character Education Partnership.
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.
Dewantara, K. H. (1967). Pendidikan: Bagian Pertama. Yogyakarta: Majelis Luhur Taman Siswa.
Dreikurs, R. (1998). Children: The Challenge. New York: Dutton.
Gottman, J., & Declaire, J. (1997). Raising an Emotionally Intelligent Child. New York: Simon & Schuster.
Lazarusli, B., Lestari, S., Abdullah, G., Sudrajat, R., & Suciptaningsih, O. A. (2014). PENGUATAN PERAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK MELALUI SEMINAR DAN PENDAMPINGAN MASALAH KELUARGA. E-DIMAS, 5(1), 55. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v5i1.565
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Lickona, T. (2004). Character Matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Other Essential Virtues. New York: Touchstone.
Maksum & Akhmad Mujani. (2023). PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DI ERA COVID 19 BAGI PERKEMBANGAN SISWA SMPN 1 BALONGAN. Manajia: Journal of Education and Management, 1(1), 56–61. https://doi.org/10.58355/manajia.v1i1.8
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nihwan, M., & Aziz, A. (2023). Konsep Pendidikan Keluarga Harmonis untuk Membentuk Kepribadian Anak yang Berkualitas dalam Perspektif Islam. JPIK, 6(2), 449–471.
NurKholida, N. (2021). Pendidikan Keluarga [Skripsi]. Nahdatul Ulama Al Ghazali.
Rahmadania, A., Jannah, S. A., & Nurlaili, N. (2023). Konsep Pendidikan Keluarga Islami. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(4), 167–179. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i4.17305
Rogers, C. R. (1951). Client-Centered Therapy. Boston: Houghton Mifflin.
Setiardi, D. (2017). KELUARGA SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN KARAKTER BAGI ANAK. Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam, 14(2). https://doi.org/10.34001/tarbawi.v14i2.619
Sintya Nur Alifah, & Umardi, S. (2023). Pengaruh Pola Asuh Terhadap Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia Tiga Tahun. REFEREN, 2(2), 161–174. https://doi.org/10.22236/referen.v2i2.9185
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyanto, S. (2010). Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 1–12.
Syukron Mahbub. (2022). Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender Dalam Persfektif Islam. Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam, 21(1), 65–80. https://doi.org/10.14421/musawa.2022.211.65-80
Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Yasmin, A. G., Zada, A. R., Fadila, N., Rohmah, S., & Ahmad, A. (2023). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Tumbuh Kembang Kognitif dan Emosional Anak. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 6(2), 308–318. https://doi.org/10.32923/kjmp.v6i2.3855
Zuhdi, A., Sarmiati, & Ernita Arif. (2023). Komunikasi Keluarga Pada Kasus Stagnasi Pendidikan Keluarga Nelayan. Jurnal Audiens, 4(3), 454–467. https://doi.org/10.18196/jas.v4i3.120