HUBUNGAN ANTARA DOMINASI OTAK KIRI-KANAN DAN GAYA VISUAL ORANG KIDAL DALAM PROSES DESAIN
Main Article Content
Abstract
Proses desain melibatkan gabungan fungsi berpikir dan penglihatan yang terkait dengan sisi otak yang berbeda, tetapi hubungan antara dominasi sisi otak dan gaya penglihatan, terutama pada orang kidal, masih belum banyak diteliti dalam konteks Desain Komunikasi Visual. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih fokus pada aspek adaptasi fungsional atau menerapkan pendekatan eksperimental dari neurosains, tanpa menghubungkannya secara langsung dengan analisis gaya visual dalam proses desain. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara dominasi otak kiri dan kanan serta gaya visual orang kidal dalam proses desain, menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain korelasional-eksplanatoris. Data kuantitatif didapat dengan menggunakan skala kuesioner dari 14 orang responden, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dan observasi terhadap proses desain. Hasil menunjukkan bahwa 64,3% dari responden selalu menggunakan tangan kiri, tetapi tidak berarti penggunaan tangan yang dominan menentukan secara pasti pola gaya visual tertentu. Variasi terlihat dari arah penyusunan komposisi, penentuan titik fokus, keseimbangan visual, serta peran konsep awalnya. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya visual terbentuk karena adanya interaksi antara faktor motorik, kognitif, pengalaman dalam desain, dan budaya. Temuan ini juga mendukung pendapat bahwa kerja kedua belahan otak terjadi secara terpadu dan tergantung pada konteks dalam proses desain.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Abdulqodir, A., Sriwarno, A. B., & Isdianto, B. (2014). Kemampuan adaptasi orang kidal terhadap lingkungan non kidal dalam aktivitas menulis dan menggambar (studi kasus: mahasiswa/i FSRD-ITB). ITB Journal of Visual Art and Design, 6(1), 43–57.
Astaman. (2019). Pengembangan kreativitas dalam perspektif teori belahan otak kiri dan kanan. Jurnal Edukatif, 5(1), 31–41.
Chico-Morales, I. J., Narvaez-Pupiales, S., Umaquinga-Criollo, A. C., & Rosero-Montalvo, P. D. (2022). Application of embedded accident prevention system for infant crawling stage in intelligent textiles. Wearable Technology, 3(1), 56. https://doi.org/10.54517/wt.v3i1.1662
Dita, M. A. D. P., Sujana, I. W., & Suniasih, N. W. (2021). Buku ajar berbasis problem based learning dan pengaruhnya terhadap kemampuan literasi siswa kidal kelas IV SD. Mimbar PGSD Undiksha, 9(3), 534–544. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v9i3.36021.
Gao, Q., Wang, J., Yu, C., & Chen, H. (2015). Effect of handedness on brain activity patterns and effective connectivity network during the semantic task of Chinese characters. Scientific Reports, 5, Article 18262. https://doi.org/10.1038/srep18262
Hécaen, H., & Sauguet, J. (1971). Cerebral dominance in left-handed subjects. Cortex, 7(1), 19–48. https://doi.org/10.1016/S0010-9452(71)80051-1
Michel, G. F. (2021). Handedness development: A model for investigating the development of hemispheric specialization and interhemispheric coordination. Symmetry, 13(6), Article 992. https://doi.org/10.3390/sym13060992.
Rogers, L. J. (2021). Brain lateralization and cognitive capacity. Animals, 11(7), Article 1996. https://doi.org/10.3390/ani11071996.
Setiawan, M., Patriansah, M., & Mubarat, H. (2023). Buku ensiklopedia tentang kidal sebagai media komunikasi visual untuk anak-anak. Besaung: Jurnal Seni Desain dan Budaya, 8(2), 143–150.
Siswati, S., & Pratama, H. (2022). Manajemen menyeimbangkan penggunaan otak kiri dan kanan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 20(1), 110–121. https://doi.org/10.31571/edukasi.v20i1.3609.
Tomasi, D., & Volkow, N. D. (2024). Associations between handedness and brain functional connectivity patterns in children. Nature Communications, 15, Article 2355. https://doi.org/10.1038/s41467-024-46690-1
Tjahajawati, S., Anisha, N., Rodian, M., & Rafisa, A. (2019). Hubungan lateralisasi hemisfer otak dengan dominasi sisi pengunyahan. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 31(3), 165–173. https://doi.org/10.24198/jkg.v31i3.23751