ANALISIS PEMANFAATAN PLATFORM TIKTOK SEBAGAI MEDIA EVALUASI PRAKTIK TARI PADA SISWA SMA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan platform TikTok sebagai media evaluasi praktik tari pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan pelaksanaan evaluasi praktik tari berbasis video melalui TikTok dalam konteks pembelajaran yang alamiah. Subjek penelitian meliputi siswa SMA dan guru Seni Budaya yang terlibat dalam penugasan praktik tari. Data diperoleh melalui observasi terhadap video praktik tari siswa, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi berupa tugas, umpan balik, dan catatan penilaian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok dapat mendukung evaluasi praktik tari dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk merekam dan mengumpulkan penampilan secara lebih fleksibel, sedangkan guru dapat meninjau video berulang kali dan memberikan umpan balik yang lebih rinci. Format video juga mendukung pembentukan portofolio digital dan umpan balik teman sejawat, terutama dalam mengamati ketepatan gerak, irama, ekspresi, formasi, kreativitas, serta penggunaan unsur pendukung tari. Namun, pemanfaatan TikTok memerlukan rubrik penilaian yang jelas, pengaturan privasi, pengawasan guru, dan strategi untuk mengurangi distraksi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan platform video pendek yang populer sebagai ruang evaluasi praktik tari, bukan hanya sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian berimplikasi pada pengembangan evaluasi digital yang dapat melengkapi penilaian praktik tari secara langsung dengan dokumentasi kinerja siswa yang lebih fleksibel dan dapat ditinjau kembali.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Anggraeni, N., & Akbar, M. (2023). Pemanfaatan media sosial TikTok sebagai media pembelajaran interaktif di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(1), 45–56.
Cahyono, B., & Setiawan, A. (2021). Strategi pembelajaran seni tari kreasi berbasis teknologi informasi pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Seni Pertunjukan, 9(2), 112–124.
Dewi, R. S., & Susanto, H. (2022). Efektivitas asesmen portofolio digital dalam mengevaluasi keterampilan psikomotorik siswa. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 10(1), 78–90.
Fauzi, A., & Rachmawati, I. (2023). TikTok dan ekspresi seni: Menganalisis kreativitas siswa dalam unjuk kerja seni budaya. Jurnal Kajian Seni Budaya, 8(3), 210–225.
Hidayat, R., Lestari, P., & Nugroho, A. (2022). Revitalisasi pembelajaran seni tari nusantara di sekolah menengah dalam menghadapi era digital. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 8(1), 45–58.
Indrayani, P. (2019). Pengembangan model pembelajaran tari kreasi nusantara berorientasi pada kemandirian siswa. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 17(2), 150–162.
Kurniawan, D. (2020). Pemanfaatan media sosial sebagai sumber dan media pembelajaran interaktif bagi generasi milenial. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 112–125.
Lestari, A. W., & Wijaya, K. (2021). Adaptasi guru seni budaya terhadap pemanfaatan media digital pascapandemi. Jurnal Inovasi Pembelajaran Seni, 6(1), 34–47.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Mulyana, E., & Putra, R. A. (2020). Konstruktivisme dalam pembelajaran seni: Pendekatan abad 21. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 88–101.
Nurhaliza, S., & Widodo, P. (2024). Penggunaan TikTok sebagai e-portofolio dalam penilaian praktik siswa SMA. Jurnal Teknologi dan Asesmen Pendidikan, 12(1), 55–68.
Pramesti, D., & Haryanto, S. (2022). Karakteristik belajar siswa generasi Z dan implikasinya terhadap desain evaluasi pembelajaran. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Menengah, 7(2), 140–155.
Prasetyo, B., & Lestari, D. (2023). Evaluasi pembelajaran praktik seni di SMA: Kendala dan solusi alternatif di era merdeka belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran, 4(3), 201–215.
Rahmawati, E., & Susilo, T. (2025). Integrasi platform TikTok dalam asesmen autentik mata pelajaran seni budaya. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 9(1), 88–102.
Rohmani, R., Apriza, B., & Mahendra, Y. (2021). Pengembangan gim kuis edukasi suplemen buku ajar pengantar dasar IPA berbasis website. JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 7(2), 194–208. https://doi.org/10.22219/jinop.v7i2.18576
Safitri, M., Haryanto, B., & Setiawan, W. (2022). Digital native dan tantangan pembelajaran seni pertunjukan di sekolah menengah. Jurnal Ilmiah Edukasi Seni, 10(2), 130–145.
Suryana, A. (2021). Teori belajar konstruktivistik dan implementasinya dalam pembelajaran seni modern. Pustaka Pelajar.
Wahyuni, S., & Hartono, M. (2024). Transformasi asesmen digital dalam Kurikulum Merdeka: Tinjauan praktis pada pendidikan seni. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 7(1), 60–75.
Wibowo, A., & Kusuma, D. (2024). Perilaku bermedia sosial kalangan remaja Indonesia: Studi tren penggunaan TikTok dan dampaknya terhadap produktivitas belajar. Jurnal Komunikasi dan Masyarakat, 12(1), 33–48.