Media Sosial dan Perilaku Sosial Remaja: Analisis Dampak Positif dan Negatif di Era Digital

Main Article Content

👤 Hasan Husaini

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan media sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja modern. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga berperan dalam membentuk cara berpikir, berperilaku, dan berinteraksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak positif dan negatif penggunaan media sosial terhadap perilaku sosial remaja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi pada siswa SMA di Kota Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan pengaruh signifikan dalam aspek komunikasi, empati sosial, dan pola interaksi. Dampak positifnya terlihat pada peningkatan literasi digital dan kemampuan ekspresi diri, sedangkan dampak negatifnya mencakup munculnya perilaku narsistik, cyberbullying, serta menurunnya empati sosial. Studi ini merekomendasikan pentingnya pendidikan literasi digital serta pendampingan keluarga dan sekolah dalam membentuk karakter remaja yang bijak dalam bermedia sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Media Sosial dan Perilaku Sosial Remaja: Analisis Dampak Positif dan Negatif di Era Digital. (2026). Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah, 1(1), 5-7. https://doi.org/10.64788/ar-rasyid.v1i1.8

References

Boyd, D. (2014). It's Complicated: The Social Lives of Networked Teens. Yale University Press.

Livingstone, S., & Brake, D. R. (2010). On the rapid rise of social networking sites. Children & Society, 24(1), 75–83.

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

APJII. (2023). Laporan Survei Internet Indonesia.

Prensky, M. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.

Suhartono, S. (2021). “Media Sosial dan Dampaknya Terhadap Perilaku Sosial Remaja”. Jurnal Komunikasi Digital, 6(2), 112–123.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.