PENGARUH PELAYANAN BABY SPA TERHADAP MINAT BERKUNJUNG ULANG DAN KEPUASAN ORANG TUA PASIEN SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR

Main Article Content

👤 Renata Indri Aningtyas
👤 Sulis Diana
👤 Dhonna Anggreni

Abstract

Pelayanan Baby Spa merupakan upaya mendukung tumbuh kembang bayi melalui stimulasi dan relaksasi. Pelayanan yang mencakup sistem reservasi, SDM terlatih, fasilitas yang nyaman, serta pelayanan yang lembut dan aman menjadi faktor kunci yang mempengaruhi kepuasan orang tua. Tujuan: Menganalisis pengaruh pelayanan baby spa (cara reservasi, SDM terlatih, fasilitas dan tempat nyaman, pelayanan lembut dan aman) terhadap minat berkunjung ulang serta peran kepuasan orang tua pasien sebagai variabel mediator di Mili Baby Care dan Morena Baby Care Kabupaten Pasuruan. Metode: Penelitian kuantitatif observational analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah orang tua bayi usia 1–24 bulan yang berkunjung ke Mili Baby Care dan Morena Baby Care. Sampel berjumlah 137 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda serta Uji Sobel (Sobel Test) untuk pengujian mediasi. Hasil: Hasil regresi Tahap 1 menunjukkan manajemen pelayanan secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan (R = 0,618, R² = 0,382, p < 0,001). Secara parsial, cara reservasi (p = 0,005), SDM terlatih (p = 0,002), fasilitas tempat (p = 0,011), dan pelayanan lembut/aman (p = 0,000) berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan. Hasil regresi Tahap 2 menunjukkan manajemen pelayanan dan kepuasan secara simultan berpengaruh terhadap minat kunjung ulang (R = 0,792, R² = 0,627, p < 0,001). Secara parsial, cara reservasi (p = 0,012), SDM terlatih (p = 0,000), dan kepuasan (p = 0,000) berpengaruh langsung signifikan terhadap minat kunjung ulang. Hasil Sobel Test membuktikan bahwa kepuasan memediasi secara signifikan hubungan antara cara reservasi (Z = 2,48, p = 0,013), SDM terlatih (Z = 2,64, p = 0,008), fasilitas tempat (Z = 2,29, p = 0,022), serta pelayanan lembut/aman (Z = 2,61, p = 0,009) terhadap minat kunjung ulang. Kesimpulan: Kualitas pelayanan baby spa berpengaruh langsung maupun tidak langsung (melalui kepuasan) terhadap minat kunjung ulang orang tua pasien. Pengelola disarankan untuk terus meningkatkan standar mutu keempat dimensi pelayanan tersebut

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PENGARUH PELAYANAN BABY SPA TERHADAP MINAT BERKUNJUNG ULANG DAN KEPUASAN ORANG TUA PASIEN SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR. (2026). Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah, 2(8), 312-322. https://doi.org/10.64788/ar-rasyid.v2i8.482

References

Ali, Z. (2020). Pengantar Hukum Kesehatan Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Cronin, J. J., & Taylor, S. A. (1992). Measuring service quality: A reexamination and extension. Journal of Marketing, 56(3), 55-68.

Desyanti, D., et al. (2023). Manfaat dan Manajemen Pelayanan Baby Spa terhadap Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Masyarakat, 8(1), 12-25.

Fauziah, N., et al. (2024). Evaluasi dan Monitoring Pelayanan Kesehatan Anak pada Fasilitas Swasta. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 12(1), 45-56.

Hayati, R. (2022). Analisis Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Layanan Kesehatan di Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Masyarakat, 6(2), 89-98.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Makanoneng, S., et al. (2024). Pengaruh Kompetensi dan Pelatihan SDM Terhadap Kualitas Pelayanan Klinik Kesehatan. Jurnal Sumber Daya Manusia Kesehatan, 5(1), 34-42.

Meisyaroh, S., et al. (2023). Standardisasi Pelayanan Minimal dan Kepuasan Pasien Fasilitas Kesehatan. Jurnal Mutu Pelayanan Kesehatan, 10(2), 101-110.

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (Edisi 4). Jakarta: Salemba Medika. Oliver, R. L. (1999). Whence consumer loyalty? Journal of Marketing, 63(4), 33-44.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12-40.

Purba, H., et al. (2024). Pengaruh Fasilitas Fisik dan kenyamanan Lingkungan terhadap Kepuasan Pasien. Jurnal Fasilitas dan Lingkungan Kesehatan, 3(2), 77-88.

Putri, A., et al. (2024). Gambaran Kepuasan Pasien pada Pelayanan Ibu dan Anak di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 15-24.

Samudra, R., et al. (2024). Perkembangan Layanan Baby Spa dan Tren Stimulasi Dini di Indonesia. Jurnal Perkembangan Anak dan Kesehatan, 7(2), 112-120.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Tjiptono, F. (2017). Pemasaran Jasa: Prinsip, Penerapan, dan Penelitian. Yogyakarta: Andi Offset.

Umayah, S., et al. (2025). Efektivitas Reservasi Digital WhatsApp dan Instagram dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Baby Spa. Jurnal Teknologi dan Jasa Kesehatan, 4(1), 22-31.

Washilah, N. (2025). Peran Sistem Booking Online dalam Efisiensi Alur Pelayanan Klinik Mandiri. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 11(1), 60-69.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.