Pengembangan PIAUD Inklusif Berbasis Masyarakat: Inovasi Pendidikan Ramah Anak Berkebutuhan Khusus Di Sidoarjo

Main Article Content

👤 Cholifatus Sholicha
👤 Ahmad Manshur

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan hak fundamental bagi setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) di usia dini. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan model Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) inklusif berbasis masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Melalui pendekatan partisipatif, program ini melibatkan pendidik, orangtua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang ramah dan aksesible bagi semua anak. Metode yang digunakan meliputi pelatihan guru, pengembangan media pembelajaran adaptif, pemberdayaan orangtua, dan pembentukan support system berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kompetensi pendidik PIAUD dalam menangani ABK, terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pendidikan inklusif. Program ini diharapkan menjadi model replikasi bagi pengembangan PIAUD inklusif di wilayah lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusif berbasis masyarakat yang efektif di Kabupaten Sidoarjo. Model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui pendekatan yang ramah anak dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, desain model, pengembangan produk, uji coba, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PIAUD inklusif berbasis masyarakat ini efektif meningkatkan partisipasi ABK dalam pendidikan, meningkatkan kompetensi guru dalam menangani ABK, serta meningkatkan dukungan masyarakat terhadap pendidikan inklusif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Pengembangan PIAUD Inklusif Berbasis Masyarakat: Inovasi Pendidikan Ramah Anak Berkebutuhan Khusus Di Sidoarjo. (2026). Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah, 2(1), 242-246. https://doi.org/10.64788/ar-rasyid.v2i1.283

References

Direktorat PAUD. (2022). Modul Pelatihan Guru PAUD Inklusif. Kemendikbudristek.

Hidayat, R. (2021). Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam Konteks Pendidikan Inklusif. PT Raja Grafindo Persada.

Manshur, Ahmad.Burhanuddin, Ahmad. Hidayah, Siti.(2021). Konstruksi Sistem Pendidikan Pondok Pesantren. Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri: Bojonegoro

Mulyono, A. (2020). Peran Komunitas Lokal dalam Mendukung Keberlanjutan Program Pendidikan Inklusif. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(2).

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.

Setyawan, B., & Fitriani, R. (2019). Efektivitas Program Pembelajaran Individual (PPI) dalam Peningkatan Keterampilan Sosial Anak Down Syndrome di PAUD Inklusif. Jurnal Ortopedagogia, 5(1).

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sunardi, A., & Sumarsono, D. (2014). Pendidikan Inklusif di Indonesia: Tinjauan Kebijakan dan Implementasi. Jurnal Pendidikan Inklusif, 1(1).

Syafrudin, U. (2023). Sinergi PAUD dan Masyarakat: Sebuah Model Pengembangan di Sidoarjo. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Inklusi.

Tarmansyah. (2009). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus: Landasan Filosofis dan Aplikatif. Depdiknas.

UNESCO. (2017). A Guide for Ensuring Inclusion and Equity in Education. UNESCO Publishing.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.